Jokowi: Laut Pusat Pembangunan Ekonomi

Created on Saturday, 11 November 2017

Jakarta, Sains indonesia - Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya menjadikan laut sebagai pusat pembangunan ekonomi di kawasan Asia Pasifik. Pembangunan berbasis laut bisa dilakukan melalui investasi infrastruktur laut, integrasi dan pengamanan jaringan transportasi laut, kegiatan ekonomi berbasis kelautan dan pemanfaatan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Hal itu disampaikannya dalam pertemuan ke-25 para pemimpin ekonomi APEC yang beranggotakan negara-negara di kawasan Asia Pasifik di Danang, Vietnam dengan tema "New Drivers for Regional Trade, Investment and Connectivity", Sabtu, 11 November 2017.

Indonesia, lanjut Jokowi juga akan gencar mendorong isu yang memberantas kejahatan laut termasuk pencurian ikan dan segala pencurian sumber laut yang selama ini merugikan. Sementara itu, konsep tol laut juga disiapkan untuk membangun konektivitas pelabuhan besar dan kecil serta mempersingkat jalur pengiriman. Namun, dalam hal ini, penguatan sumber daya manusia juga diperlukan.

Dikutip dari situs Kantor Staf Presiden, ksp.go.id, pembangunan Poros Maritim itu untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Tol laut dan pengintegrasian moda transportasi logistik juga mampu dirasakan manfaatnya. Terutama untuk mengendalikan kebutuhan harga kebutuhan bahan pokok.

Hasil pembicaraan dalam APEC itu diharapkan bisa menjadi agenda utama Post Bogor Goals pada 2020. Pencapaian Bogor Goals 2020 menjadi salah satu prioritas APEC dalam 20 dekade hingga 2020. Isu ekonomi berbasis kelautan dinilai menjadi aspek yang akan bisa mewujudkan visi Post Bogor Goals 2020 yang akan menyentuh banyak bidang selain perdagangan bebas dan investasi.

Setia Lesmana

 

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia