Mohon Informasi Stok Buku

Kriteria Penulisan di MSI

 

Sebelumnya terima kasih banyak sudah menghubungi saya untuk menjadi narasumber Majalah Sains Indonesia (MSI) edisi Desember 2015. Khususnya di rubrik flora tentang kayu eboni.

Sudah lama saya meneliti salah satu jenis pohon endemik wilayah Wallacea di hutan Sulawesi ini. Mengingat kondisi di alam sekarang, eboni sangat tertekan karena nilai jual yang sangat tinggi di antara jenis kayu tropis lainnya di Indonesia. Sebab itulah saya kira ini sangat menarik dibahas lebih lanjut

Sampai saat ini saya sedang melakukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan data terkini tentang keberadaan pohon eboni di Indonesia. Apabila diperkenankan, saya akan mencoba menulis tentang keberadaan eboni yang terus terdegradasi ini di MSI.

Namun demikian ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan. Saya sekadar ingin me-ngetahui apakah MSI memiliki ISSN/IBSN terbit berkala dan sudah terakreditasi? Juga bagaimana kriteria penulisan di MSI? Demikian beberapa pertanyaan dari saya, mohon informasi selanjutnya. Terima kasih

Merryana K Allo, ( This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )
Balai Penelitian Kehutanan, Makassar

Ibu Merryana. 
Terima kasih atas perhatiannya terhadap Majalah Sains Indonesia.  Terkait tulisan ilmiah pada prinsipnya kami sangat terbuka sekali. Oleh karena itu boleh dikirimkan kepada kami artikel tersebut dengan kriteria umum, yaitu ilmiah populer menarik dan berbasis ilmiah. Tentu akan lebih baik jika data yang disajikan aktual. Setiap tulisan yang masuk akan kami pertimbangkan untuk dimuat, baik di rubrik opini, kolom, ataupun rubrik lainnya. Sebagai tambahan, MSI sudah ber-ISSN dan kami terbit bulanan.

Redaksi 

Usul Kajian Lintas Multidisiplin Ilmu (1)

 

Saya baru mengenal Majalah Sains Indonesia Desember 2015 kemarin. Sebagai pembaca, awalnya saya tertarik karena desain covernya bagus. Ternyata setelah membacanya, majalah ini juga kontennya sangat berbobot. 

Banyak informasi seputar sains baru yang saya dapatkan, seperti di rubrik Sains Masa Depan. Juga rasa bangga memiliki tokoh seperti Suharyo Sumowidagdo yang berkontibusi dalam perkembangan sains dunia.

Namun, menurut saya, tentu akan lebih menarik apabila dalam satu edisi, Majalah Sains Indonesia memiliki satu tema besar yang dikaitkan dari berbagai bidang ilmu. Seperti mengkaji isu lingkungan dari berbagai kajian ilmu.

Selain itu, sangat disayangkan majalah ini masih kurang tersebar luas. Saya sangat sulit menemukan majalah ini. Kalaupun saya temukan di Gramedia, itupun letaknya tidak strategis dan sulit dilihat karena terhalang dengan majalah lain yang ukurannya lebih besar.

Ke depannya, mungkin Majalah Sains Indonesia bisa lebih mudah ditemukan lagi dan menjangkau pasar yang lebih luas lagi.

Fauziah Nur Husnayain,
Mahasiswi Program Studi Ilmu Biologi
Universitas Padjajaran Bandung

MSI Mengisi Kekosongan Info Sainstek Bangsa (1)

 

Saya begitu antusias membaca Majalah Sains Indonesia edisi Desember 2015. Topik yang dibahas sangat bagus. Terutama karena mampu mengisi kekosongan media massa tentang info perkembangan pencapaian teknologi anak bangsa.

Akan tetapi, menurut saya pribadi, akan lebih bagus jika majalah ini bisa juga mengetengahkan capaian teknologi di Indonesia dengan yang sudah dicapai di luar negeri. Dengan berkaca pada capaian mancanegara, saya kira kita bisa mengukur sejauh mana posisi kita di mata dunia.

Selain itu, rubrik-rubrik sains dan teknologi terapan yang aplikatif untuk rumah tangga akan sangat menarik jika bisa rutin dimunculkan. Lainnya adalah informasi kebijakan maupun program pemerintah untuk mendukung pengembangan sains dan teknologi.

Semoga majalah dengan visi  Barometer Inovasi Anak Bangsa ini selalu sukses dan tetap menjaga kualitasnya. Aamiin.

Adhi Nur Hidayat
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  
Manager Program PT Pertanian Sehat Indonesia
Bogor - Jawa Barat.

Usul Info Sains Terkini (2)

Usul Rubrik Sains Anak

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia