Waspada Bencana Jelang Puncak Musim Hujan

Created on Thursday, 02 November 2017
Menjelang puncak musim hujan, potensi cuaca ekstrem mulai meningkat. Sejumlah daerah rawan diimbau untuk menetapkan siaga bencana.  

 

Banjir, tanah longsor, dan kini angin kencang atau puting beliung kerap melanda sejumlah daerah di Tanah Air. Masyarakat pun diminta waspada. Sebab, musim hujan saat ini, matahari bersinar terik di siang hari dalam sekejap cuaca bisa berubah tiba-tiba diguyur hujan deras. 

“Di sejumlah daerah rawan, seperti kawasan lereng gunung dan desa-desa yang berada di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) harus lebih waspada. Sebab potensi banjir dan tanah longsor akan meningkat di musim hujan,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, kepada Majalah Sains Indonesia.     

Mengacu pada informasi prakiraan cuaca dan potensi bencana yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebelum musim hujan tiba, sejumlah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengeluarkan peringatan dini  kepada peme-rintah daerah (Pemda) setempat. Informasi yang disampaikan pun tak melulu prakiraan cuaca dan peta rawan bencana, namun juga hasil pantauan pergerakan tanah. 

Makin buruknya daya dukung lingkungan yang berakibat tidak optimalnya resapan air, kondisinya menjadi rawan longsor saat hujan deras turun dalam rentang waktu lama. Daerah-daerah seperti Puncak, sebagian kawasan lain di Bogor, Sukabumi, Garut, dan beberapa wilayah di Jawa Barat terpantau terjadi pergerakan tanah  sejak awal musim hujan di bulan Oktober. 

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 71 Oktober 2017

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia