Peneliti Siapkan Vaksin Flu Burung Pada Itik

Created on Friday, 08 February 2013

Pertanian-1 Para peneliti di Badan Litbang Pertanian sedang menyiapkan vaksin untuk menangkal serangan virus flu burung pada itik. Riset ini akan melacak DNA virus Avian Influenza (AI) jenis baru clade 2.3.2 (sel pembawa keturunan) yang bersarang di tubuh itik.

Ribuan itik di berbagai daerah di Tanah Air terserang penyakit dan berujung pada kematian. Hingga Januari 2013, tercatat 260 ribu ekor itik mati. Berdasarkan hasil penelitian Badan Litbang Pertanian, kematian tersebut disebabkan virus Avian Influenza (AI) subtipe H5N1 atau yang akrab dikenal dengan flu burung. Hasil penelitian juga menemukan virus jenis baru AI clade 2.3.2.

Sebagai antisipasi, Badan Litbang Pertanian telah menyiapkan anggaran untuk penelitian dan penanggulangan virus flu burung. Kebutuhan dana untuk penelitian flu burung pada 2013 diperkirakan lebih dari Rp 2 miliar.

“Anggaran untuk penelitian flu burung memang mahal. Salah satu proses penelitian yang menelan biaya mahal adalah pelacakan DNA yang dilakukan secara bertahap. Agar efektif, penanganan masalah flu burung di Indonesia harus berbasis pada riset,” kata Haryono, Kepala Badan Litbang Pertanian.

 Anggaran penelitian tersebut nantinya berasal dari APBN maupun dana kontingensi yang khusus berada di Badan Litbang Pertanian. “Anggaran tersebut tidak termasuk proses pemusnahan, karena depopulasi menjadi kewenangan pihak lain,” kata Haryono.

Artikel selengkapnya bisa anda baca di Majalah SAINS Indonesia Edisi 14

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia