Beternak Ayam KUB Menuai Untung Ganda

Created on Friday, 28 December 2012

laput-3 Agar menuai untung ganda, kreatiflah memberi pakan. Berilah jenis pakan sesuai dengan kandungan lokal yang tersedia.

Engkus, peternak ayam KUB asal Purwakarta, Jawa Barat, layak dicontoh. Bukan apa-apa, ia terbilang cukup piawai dan mandiri dalam meracik pakan. Bahannya pun diperoleh dari campuran limbah restoran atau rumah makan yang dekat dengan rumahnya.


Racikan Enkus sederhana dan mudah ditiru. “Kami mengumpulkan sisa makanan. Setelah dibersihkan, makanan tersebut direbus dan dicampur dengan dedak. Dengan cara ini, pakan siap diberikan,” ujarnya.


Ayam KUB pun tumbuh sehat dan normal, bahkan melebihi ayam kampung. Dengan cara ini, Enkus dapat menekan kebutuhan pakan yang lumayan tinggi. Ia pun mampu menghemat pengeluaran pakan yang tergolong paling tinggi di antara alokasi biaya lainnya.


Dengan demikian, mereka tak perlu membeli pakan impor yang harganya kelewat tinggi. “Itulah salah satu kelebihan beternak ayam KUB. Diberikan pakan apa saja mau yang penting kebutuhan nutrisi, protein, energi, vitamin, mineral dan air terpenuhi. Lain halnya dengan ayam ras, yang tidak bisa diberi pakan buatan sendiri,” kata Tike Sartika, peneliti utama pemuliaan unggas, Balitnak, Balitbang Pertanian.

Artikel selengkapnya bisa anda baca di Majalah SAINS Indonesia Edisi 13

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia